Lawan Korupsi dari Dalam, Lukman Hakim Minta ASN Pegang Teguh Integritas
- Rusli Djunaidi
- 05 Aug, 2026
BANGKALAN I MaduraNetwork.id = Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan terus memperkuat komitmen mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel. Salah satu langkah yang dilakukan yakni mengikuti kegiatan Penguatan Integritas dan Pencegahan Korupsi dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah yang digelar Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur, Selasa (4/8).
Bupati Bangkalan Lukman Hakim
hadir langsung dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk keseriusan pemerintah
daerah membangun budaya integritas di seluruh lini birokrasi. Menurutnya,
penguatan integritas tidak cukup dimaknai sebagai kepatuhan terhadap regulasi
semata, tetapi juga harus menjadi komitmen moral setiap aparatur dalam
menjalankan amanah.
"Integritas adalah pondasi
utama dalam penyelenggaraan pemerintahan. Kepercayaan masyarakat hanya dapat
dibangun melalui kerja yang jujur, transparan, profesional, dan bebas dari
praktik korupsi," tegas Lukman Hakim.
Dia menegaskan, seluruh aparatur
di lingkungan Pemkab Bangkalan harus menjadikan integritas sebagai budaya kerja
yang melekat dalam setiap pelaksanaan tugas. Dengan demikian, pelayanan kepada
masyarakat dapat berjalan lebih profesional sekaligus meningkatkan kepercayaan
publik terhadap pemerintah.
"Karena itu, saya mengajak
seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Bangkalan untuk menjadikan integritas
sebagai budaya kerja yang diterapkan dalam setiap pelaksanaan tugas, bukan
hanya sebagai slogan," ujarnya.
Lukman menilai, upaya pencegahan
korupsi harus dimulai dari penguatan komitmen aparatur sipil negara (ASN).
Setiap kebijakan, program pembangunan, hingga pelayanan publik harus
dilaksanakan secara bertanggung jawab dengan mengedepankan kepentingan
masyarakat.
"Setiap kebijakan, program,
dan pelayanan publik harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab serta berorientasi
pada kepentingan masyarakat. Dengan memperkuat integritas, kita tidak hanya
mencegah terjadinya penyimpangan, tetapi juga mendorong terciptanya tata kelola
pemerintahan yang efektif, akuntabel, dan berdaya saing," imbuhnya.
Kegiatan yang digelar Pemerintah
Provinsi Jawa Timur tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sistem
pencegahan korupsi di lingkungan pemerintah daerah. Selain meningkatkan
pemahaman mengenai tata kelola pemerintahan yang baik (good governance), forum
tersebut juga mendorong lahirnya budaya kerja yang mengedepankan transparansi,
akuntabilitas, dan profesionalisme.
Pemkab Bangkalan berharap
keikutsertaan dalam kegiatan tersebut semakin memperkokoh komitmen seluruh
organisasi perangkat daerah (OPD) dalam menerapkan nilai-nilai integritas di
setiap lini organisasi. Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat pencegahan
korupsi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.
Dengan penguatan integritas yang
dilakukan secara berkelanjutan, Pemkab Bangkalan optimistis dapat membangun
birokrasi yang bersih, berdaya saing, serta mampu menjawab tuntutan masyarakat
terhadap pelayanan publik yang semakin efektif, transparan, dan akuntabel.
Leave a Reply
Your email address will not be published. Required fields are marked *

